I share what i love to. What i share is what i thought about something that happens with me. And i never mean to offend anyone.

Tag Archives: airasia indonesia

Sesuai request temen dan janji gue di post sebelumnya gue bakalan cerita 11 hari petualangan gue bersama temen2 gue di negeri orang.

Sebelumnya, let me introduce the cast (ciyeee… udh kayak di pilem2 dahh) . Tapi, gue cuma akan memperkenalkan mereka dengan inisial nama mereka (as their request.red). So, inilah mereka :

  1. Mr. Rx as the promoter alias yang ngajakin ane dan menggalang massa buat ikutan neh trip.
  2. Mr. Yo as the planner bagian nyari tiket murah, rute, makanan, penginapan dan yang murah2 pokoknnya. :p
  3. Mr. Le as the banker bagian yang nalangin kalo booking2 online, cm dia yang ada credit card soalnya, wkekekek…
  4. Mr. Hr as the researcher dia orang yang tau dimana tmp makan enak, tmp jual barang bagus murah, dll. Hasil browsingnya sebelum berangkat.
  5. Mr. Ys as the ice breaker dia neh yang paling bisa membuat keheningan malam jadi pecah dengan cerita2 konyol yang terjadi saat pagi kami beraktivitas.
  6. Mr. Momonz 😀 kalo gue sih cmn penggembira aje, heheheh…

Sebenernya ada dua lagi Mr. Fl yang batal ikut karena ga dapet ijin cuti dan Mr. Vc WNI yang tinggal di Kuala Lumpur, rencananya dia bakalan ikut trip kita pas di Singapore tapi batal gara-gara paspornya mati.

Round 1 : Insiden di Bandara

Singkat cerita, tiket udah di tangan, hotel selama di Malaysia, Genting dan Singapore pun sudah di book, tinggal menunggu hari H. Dan, hari itu tiba setelah setahun persiapan, yapp.. tanggal 1 oktober 2011 dengan jadwal penerbangan pkl 05.10 WIB by Airasia Indonesia (QZ 7617), cukup pagi dan sangat pagi bagi salah satu teman kami, hingga ada sedikit insiden (^o^).

Tepat pukul 05.00 panggilan boarding ke pesawat pun dikumandangkan (jiahhh… bahasa gue!!) tapi, apa yang terjadi sodara??? Mr. Ys belom juga menampakan batang hidungnya (apa emang ga ada hidungnya?? Oppss… kidding!!). Kepanikan melanda kami ber 4, gue, Mr. Rx, Mr. Yo, dan Mr. Hr (Mr. Le menyusul dengan pesawat lain siang-nya pada hari yang sama) – hanya bisa saling menatap dengan perasaan tak tenang. Sampai pesawat terisi dan semua penumpang sudah masuk kami masih belum melihat Mr. Ys padahal waktu telah menunjukan pukul 05.10, waktu dimana seharusnya pesawat telah melakukan push back (sombong banget, baru juga tau hasil suka nongkrong di indoflyer.net wekekekke….). Saat itu, saking care dan sayangnya kami dengan Mr. Ys (lebay sih emang… -_-) kami sampai-sampai memandangi setiap penumpang yang baru masuk ke pesawat dengan harapan itu adalah Mr. Ys. Lucunya, kami selalu mengira setiap laki-laki yang masuk adalah Mr. Ys, dengan mengucapkan ” itu dia Mr. Ys” dengan ekspresi yang sumeringah dan di akhiri “ohh.. bukan” dengan wajah lesu kembali.

Akhirnya, semua penumpang telah masuk dan mbak-mbak pramugari tiba-tiba melakukan pengumuman dengan menyebut nama kedua teman kami, memanggil nama Mr. Fl yang batal berangkat dan Mr. Ys yang infonya dia telah berada di bandara tapi belom masuk pesawat. Maka, dengan maksud yang baik dan harapan mbak FA (Flight Attendants) mau menunggu Mr. Ys kami pun mengatakan pada salah satu FA, begini kira-kira percakapan kami :

Mr. Hr : “Mbak, untuk teman kami Mr. Fl dia cancel…. Tapiiii, untuk Mr. Ys dia masih di bawah (dibandara)”

FA : “Oooo.. cancel??”

Mr. Hr : (dengan sigap) “iyaaa, mbak… yang Mr. Fl….. Tapiiiii, Mr. Ys masih di bawah….”

FA : (pergi meninggalkan kami)

Dengan, perasaan sedikit lega kami menunggu Mr. Ys…… tapiiiiiiii (banyak banget “i-nya” ?? ) apa yang terjadi sodara2?? (efek sound drum…. Tambah zoom in – zoom out efek sinetron) Si mbak FA tadi memberitahu temannya dan dengan sigap si mbak FA lainnya menutu pintu pesawat sodara2…. (ooooooohhhhh….. *tutup muka*). Kami ber 4 di dalam pesawat sekali lagi hanya bisa saling memandang (uuuhhhh so sweet!! – Ga gitu juga kale -_-). Sambil memandang kearah bandara dari kaca jendela, pesawat pun jalan menuju runway untuk take off. Dan, Mr. Ys?? Yap… MASIHH di bandara (hiks..hikss… T.T).

Saat itu juga kami merasakan kesedihan yang amat mendalam (suasana hening…) membayangkan perjalanan yang kami nantikan selama setahun harus menyisakan kisah sesedih ini, rasanya seperti harus memakan buah simalakama (ini lebay lagi!! – abaikan!!). Tapi, kesedihan itu tak bertahan lama, Karena begitu pesawat sudah stabil di atas, kami segera mengeluarkan (tong.. teng… tong… teng *ala doraemon ngeluarin barang dari kantong ajaib*)“alaaaatttt penguusssiiikk kebosanannn” yaaakkk main UNO! (sempet ya??) Dan, seketika itu juga rasa sedih seolah tak pernah kami rasakan. 😡

Bersambung: Round 2 : Why You Are Here??

Monz

Iklan